Arsip untuk Juni, 2011

My Destiny (Lulus/Gagal)

Posted: 27 Juni 2011 in Sehari-hari

Waktu terus berjalan, tanpa bisa ku hentikan. Ga kerasa sebentar lagi hasil dari kerja keras dan usaha gue selama ini akan keluar. 30 Juni, empat hari lagi dari sekarang. Huh, sumpah deg-degan gue…

Lulus atau kembali gagal itu lah pilihan yang tersedia buat gue saat ini. Yah, tahun lalu gue udah pernah coba, memang saat itu gue ga kecewa karena ga terlalu berharap. Tapi kali ini kalau harus gagal lagi, gue ga tau lagi dah! Seberapa kekecewaan yg bakal gue rasain. Gue sangat berharap bisa lulus tahun ini, harapan terbesar yang saat ini gue pengen terjadi.

Ga ada yg penting selain kuliah pada tahun ini. Cuma kuliah itu yang gue pengen…

Ya Allah.. Aku mohon beri satu kesempatan untuk bisa kuliah.
Dimana pun engkau takdirkan, aku terima dengan ikhlas.

Wish Me Luck….!!! Amin 🙂

Iklan

Lalui Dengan Senyuman… 🙂

Ya kata-kata ini memang pantas untuk saat ini. Hidup ini dijalani memang tak sepenuhnya sesuai dengan apa yang kita inginkan. Ada kalanya apa yang kita inginkan tak bisa menjadi milik kita. Air mata, kesedihan dan kekecewaan yang akan kita rasakan ketika itu terjadi.

Tapi begitulah hidup, kalau selalu sesuai dengan keinginanmu bagaimana kau bisa untuk belajar dewasa. Mungkin kamu hanya akan menjadi anak yang manja, tak bisa berusaha, selalu tergantung kepada orang lain.

Hidup ini memang keras.. Apa yang kamu mau, kamu  harus berjuang untuk mendapatkannya. Disitulah kita bisa belajar betapa berharganya “keringat”. Dan saat perjuanganmu tak membuahkan hasil seperti yang kau mau, disanalah kau akan belajar keikhlasan. Dengan demikian kau bisa belajar mengenai kehidupan sehingga bisa berpikir dewasa.

Sedih dan kecewa itu hal yang lumrah terjadi saat kamu mengalami kegagalan. Tapi jika kamu terpuruk dalam kekecewaan itu lah kegagalan yang sesungguhnya. Orang yang cepat bangkit dari kegagalan itulah orang yang berhasil sebenarnya.

Jadi tak perlu berputus asa saat hari ini kamu gagal. Tetaplah berdiri, lalui semua dengan senyuman. Berubah dan introspeksi diri itu yang harus dilakukan saat ini.

Dan ini ada sebuah lagu yang mungkin bisa menjadi inspirasi untuk kembali bangkit. Tetap semangat! (Senyum Semangat 🙂

*===== Lalui Dengan Senyuman====*     by: Self

Terkadang semua tak seperti cerita lucu di dalam komedi
Yang menggambarkan hidup tertawa lepas tak berhenti
Mungkin saja semua tak seindah kisah cinta romantis dongeng putri mimpi
Yang selalu berakhir bahagia senyum indah didalam hatinya

Reff:
Biar hidup terkadang menyesatkan
Laluilah semua dengan senyuman
Biarkanlah itu mengalir apa adanya

Biar hidup terkadang membosankan
Laluilah semua dengan senyuman
Biarkanlah itu mengalir apa adanya

Mencoba tuk mengahadapi pilihan  yang terkadang membingungkan
Memaksa untuk memutuskan apakah itu benar 

Teruskanlah
semua mimpi mencoba mencari cara tuk menggapai
Biar menjadi inspirasi tuk jalani hidup ini

back to reff

Menunggu Keajaiban Datang

Posted: 2 Juni 2011 in Sehari-hari

Okey! Semuanya udah selesai sekarang..
Ujian SNMPTN sudah berlalu, tapi bebannya masih bisa gua rasain sampai sekarang. Stress, depressi, bahkan gue bisa gila mikirin ini. Hasilnya gimana? Kalimat yang ga henti-hentinya gue pertanyakan dalam hati.

Yaa..pertanyaan itu sudah separo terjawab melalui acara pembahasan soal SNMPTN yang diadain GO, tempat gue bimbel selama ini. Soal TPA yang gue harapkan bisa membantu banyak ternyata bikin gue terpuruk! Gue ga tau harus berbuat apa saat gue tau nilai TPA kecil. Jauh dari harapan gue selama ini. 😦

Setahun gue bimbel gue  udah yakin banget pilihan kedua setidaknya sudah ada dalam genggaman. Berdasarkan hasil rata-rata try out selama ini nilai gue selalu lebih dari passing grade pilihan kedua. Akan tetapi setelah jalani ujian yang sesungguhnya gue jadi ragu sama hasilnya, bisa atau tidak membawa gue ke bangku kuliah.

Menangis, cuma itu yang bisa gue lakuin saat gue tau hasil perhitungan sementara menyatakan gue masih kurang pantas untuk bisa jadi mahasiswa farmasi Unpad.

Oke! Gue terima kalau memang gue ga layak untuk kuliah di Farmasi Unpad, tapi kasih gue kesempatan buat diterima di Kimia Upi. Cuma itu harapan gue saat ini. Gue cuma pengen kuliah, jadiin setahun ini berguna.. Cuma itu aja Ya Allah!!! Apa itu terlalu sulit  untuk ku?

Gue ga tau harus apa lagi selain berdoa dan pasrah, berharap gue masih dikasih keajaiban untuk bisa LULUS!!!
Amin Ya Rabbal’alamin