Waktu Terus Berputar

Posted: 8 Juli 2011 in Sehari-hari

Kecewa itu pasti ku rasakan saat kegagalan kembali menjadi hadiah untuk hari itu, (29 Juni 2010). Perjuangan dan pengorbanan ku selama setahun belum berbuah manis seperti harapan dan doa yang selama ini ku ucapakan. Membuat mereka bangga belum bisa ku wujudkan. K ini kembali aku terpuruk dalam kepedihan.

Pertanyaan demi pertanyaan terus terlontar dari mulut semua orang, semua itu tertuju padaku. Dan jawaban ku tak berubah, “Ini belum rezeki saya..”. Hanya itu yang mampu ku ucapkan untuk menguatkan hati yang mulai rapuh dan sedikit semi sedikit mulai hancur.

Waktu telah ku lalui dengan percuma. Tak ada hasil yang menggembirakan saat ini. Belum ada, itu yang lebih tepat! Dalam hati ku terus terucap, “Ini cara Tuhan untuk membuatku bahagia. Karena aku berbeda dengan mereka!”. Kata yang sebenarnya sulit untukku terima, tapi aku terus mengucapkan itu sebagai cara untuk menguatkan hati.

Sedalam apapun aku kecewa, seberapa besar apa sedih yang kurasa, waktu kan terus berjalan. Tak peduli apa yang aku rasakan, waktu tak aka bisa ku hentikan. Tak akan bisa ku putar kembali. Semua telah terjadi, kenyataan ini harus ku terima. It’s okay! Setidaknya masih ada cara lain meski hasil yang akan ku dapatkan tak akan persis sama.

SIMAK UI dan UMB, ujian yang kini tersisa agar masuk ke universitas negeri. Keduanya bahkan lebih sulit dari SNMPTN, tapi tak ada pilihan lain. Hanya ini caraku untuk menebus kekecewaan yang tercipta. Hanya dengan ini perjuangan dan pengorbanan selama setahun bisa terbayarkan.

Kutipan yang sangat membekas dihatiku setelah membaca buku 7 Jalan Mengubah Nasib : Merubah kegagalan menjadi Keberhasilan, yaitu :Seseorang belum disebut gagal jika ia belum berhenti mencoba.” Aku pun tak akan berhenti untuk terus mencoba selama masih ada jalan untuk bisa kuliah di universitas negeri.

Semoga akan ada hal yang lebih indah dan lebih baik yang akan ku dapatkan kelak! Amin ya Rabbal’alamin

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s