Archive for the ‘Sehari-hari’ Category

J O M B L O

Posted: 7 November 2011 in Cinta-cinta, Sehari-hari

Dulu sih istilah JOJOBA ( Jomblo Jomblo Bahagia) kepake banget, tapi kalo udah bertahun-tahun berstatus jadi jomblo apa masih bahagia??? Jawabannya: TIDAK

Sebagai manusia biasa gue pasti punya keinginan buat pacaran lagi, yaiyalah. Terakhir pacaran setahun yang lalu, udah hampir lupa tuh rasanya kangen sama pacar. Malah sekarang yang kerasa kangen sama mantan.
“Duhh, plisss… Buang jauh-jauh mantan, mulai yang baru! ”

Selama setahun ngejomblo gue sempet ada ketertarikan dengan beberapa orang lawan jenis, tapi perasaan tertarik ini ga berlanjut karena berbagai hal. Dan yang paling sering terjadi, bertepuk sebelah tangan. Hal ini yang bikin gue malesss. -_____-” *Gak usah cerita bertepuk sebelah tangannya dehh*.

Hampir putus asa sebenarnya dengan keadaan ini, karena masih belum juga dapet pasangan yang cocok. Envy liat ada teman gue yang bisa awet pacaran bertahun-tahun seolah-olah tanpa masalah. Beda banget sama gue, paling lama tahan jalan beberapa bulan aja. Setiap ada masalah gue ngerasa itu adalah akhir dari hubungan kita. Siaal~~ Ini yang bikin gue nyesek ampe sekarang. 😦

Sempat ada penyesalan dengan sikap-sikap gue waktu pacaran dulu yang gak pernah mau ngalah, lebih parah gue dulu sempat-sempatnya selingkuh.. My EX, maafin gue yahh 😦

Belajar dari kesalahan di masa lalu ini lah gue bertekad berubah dalam berhubungan. Gak mau asalan lagi terima orang jadi cowok gue. Gue mau pacaran sama orang yang bener-bener gue sayang, gue cinta, biar kalo ada masalah ntar gue gak langsung putusin gitu, hhe. Tapi orang yang sanggup meluluhkan hati gue itu yang belum ada. -____-”

Pernah ada yang nembak, tapi selalu gue tolak dengan alasan: “gak ada felling”, “kita kan baru kenal” and bla bla bla.. (Gue rasa alasan ini wajar dehh). Hingga untuk beberapa bulan belakangan gak ada lagi yang ungkapin perasaannya sama gue lagi. Huaaaa, sedihh 😥

Kenapa, disaat gak pengen pacaran banyak yang nembak, giliran pengen sepengen pengennya gak ada.. huhuhu T___T     

Dalam hati gue selalu sadarin diri ini kalo semua ini hanyalah masalah waktu, jika waktunya sudah datang kan tiba seorang pangeran dengan gagahnya menhampiri gue dan minta gue jadi pasangannya. (Kayak dongeng aja dah) haha.

Oke, keep smiling ade 🙂
Semua udah ada yang atur…

Ku hanya ingin cinta yang tulus…
Dan kan ku berikan cinta yang lebih tulus untuknya..

Ku ingin seseorang yang setia…
Dan aku akan menjadi 100x lebih setia darinya…

Ku ingin seseorang yang baik..
Dan aku akan menjadi orang 100x kali lebih baik untuknya..

Tuhan,
KAU tau siapa dia yang ku inginkan..
KAU tau siapa dia yang ku harapkan..

Pertemukanlah aku dengan dia..
Jika bukanlah sekarang waktunya, berikan kesabaran untukku menanti kehadirannya…
Jagalah dia untukku Ya Allah..

Namun jika dia telah ada didekatku sekarang,
Tujuki aku siapa dia..

Aku merindukan cintaMu Ya Rabb, yang kau hadirkan lewat hatinya…  

Iklan

I’m a karateka

Posted: 31 Oktober 2011 in Sehari-hari

Sejak bergabung di BKC (Bandung Karate Club) sekitar 3 bulan yang lalu, gue merasakan sesuatu. Semua mulai berubah, setiap waktu senggang latihan, teriak lah. Sampai-sampai gue dibilang berubah sama temen-temen karena ngomong suka teriak-teriak. Haduuuhhh…. Kayaknya terlalu menjiwai peran sebagai karateka nihh -___-”

Gak cuma itu, sekarang badan gue juga suka pegel gitu kalo lagi tidur, bangun tidur badan pada sakit. Sesuatu pisan lah ikut karate itu. Melelahkan, benar-benar fisik yang ditantang.

Ini tuh pengalaman pertama gue ikut secara aktif beladiri, dulu sih waktu masih sekolah suka main-main gitu beladirinya. Paling lama seminggu, terus gak pernah ikutan latihan lagi. Tapi sekarang rajiiiinnn benerrr latihan. Sekali lagi ini karena sesuatu. hhaha

Alhamdulillah, 30 Oktober kemaren gue ikutan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT), sesuatu banget gue lulus dan dapet sabuk kuning untuk yang pertama kalinya. 🙂 Seneng banget lahhh 😀

Nunggu pengukuhan aja biar resmi pake sabuk kuningnya.

Waktu Terus Berputar

Posted: 8 Juli 2011 in Sehari-hari

Kecewa itu pasti ku rasakan saat kegagalan kembali menjadi hadiah untuk hari itu, (29 Juni 2010). Perjuangan dan pengorbanan ku selama setahun belum berbuah manis seperti harapan dan doa yang selama ini ku ucapakan. Membuat mereka bangga belum bisa ku wujudkan. K ini kembali aku terpuruk dalam kepedihan.

Pertanyaan demi pertanyaan terus terlontar dari mulut semua orang, semua itu tertuju padaku. Dan jawaban ku tak berubah, “Ini belum rezeki saya..”. Hanya itu yang mampu ku ucapkan untuk menguatkan hati yang mulai rapuh dan sedikit semi sedikit mulai hancur.

Waktu telah ku lalui dengan percuma. Tak ada hasil yang menggembirakan saat ini. Belum ada, itu yang lebih tepat! Dalam hati ku terus terucap, “Ini cara Tuhan untuk membuatku bahagia. Karena aku berbeda dengan mereka!”. Kata yang sebenarnya sulit untukku terima, tapi aku terus mengucapkan itu sebagai cara untuk menguatkan hati.

Sedalam apapun aku kecewa, seberapa besar apa sedih yang kurasa, waktu kan terus berjalan. Tak peduli apa yang aku rasakan, waktu tak aka bisa ku hentikan. Tak akan bisa ku putar kembali. Semua telah terjadi, kenyataan ini harus ku terima. It’s okay! Setidaknya masih ada cara lain meski hasil yang akan ku dapatkan tak akan persis sama.

SIMAK UI dan UMB, ujian yang kini tersisa agar masuk ke universitas negeri. Keduanya bahkan lebih sulit dari SNMPTN, tapi tak ada pilihan lain. Hanya ini caraku untuk menebus kekecewaan yang tercipta. Hanya dengan ini perjuangan dan pengorbanan selama setahun bisa terbayarkan.

Kutipan yang sangat membekas dihatiku setelah membaca buku 7 Jalan Mengubah Nasib : Merubah kegagalan menjadi Keberhasilan, yaitu :Seseorang belum disebut gagal jika ia belum berhenti mencoba.” Aku pun tak akan berhenti untuk terus mencoba selama masih ada jalan untuk bisa kuliah di universitas negeri.

Semoga akan ada hal yang lebih indah dan lebih baik yang akan ku dapatkan kelak! Amin ya Rabbal’alamin

My Destiny (Lulus/Gagal)

Posted: 27 Juni 2011 in Sehari-hari

Waktu terus berjalan, tanpa bisa ku hentikan. Ga kerasa sebentar lagi hasil dari kerja keras dan usaha gue selama ini akan keluar. 30 Juni, empat hari lagi dari sekarang. Huh, sumpah deg-degan gue…

Lulus atau kembali gagal itu lah pilihan yang tersedia buat gue saat ini. Yah, tahun lalu gue udah pernah coba, memang saat itu gue ga kecewa karena ga terlalu berharap. Tapi kali ini kalau harus gagal lagi, gue ga tau lagi dah! Seberapa kekecewaan yg bakal gue rasain. Gue sangat berharap bisa lulus tahun ini, harapan terbesar yang saat ini gue pengen terjadi.

Ga ada yg penting selain kuliah pada tahun ini. Cuma kuliah itu yang gue pengen…

Ya Allah.. Aku mohon beri satu kesempatan untuk bisa kuliah.
Dimana pun engkau takdirkan, aku terima dengan ikhlas.

Wish Me Luck….!!! Amin 🙂


Lalui Dengan Senyuman… 🙂

Ya kata-kata ini memang pantas untuk saat ini. Hidup ini dijalani memang tak sepenuhnya sesuai dengan apa yang kita inginkan. Ada kalanya apa yang kita inginkan tak bisa menjadi milik kita. Air mata, kesedihan dan kekecewaan yang akan kita rasakan ketika itu terjadi.

Tapi begitulah hidup, kalau selalu sesuai dengan keinginanmu bagaimana kau bisa untuk belajar dewasa. Mungkin kamu hanya akan menjadi anak yang manja, tak bisa berusaha, selalu tergantung kepada orang lain.

Hidup ini memang keras.. Apa yang kamu mau, kamu  harus berjuang untuk mendapatkannya. Disitulah kita bisa belajar betapa berharganya “keringat”. Dan saat perjuanganmu tak membuahkan hasil seperti yang kau mau, disanalah kau akan belajar keikhlasan. Dengan demikian kau bisa belajar mengenai kehidupan sehingga bisa berpikir dewasa.

Sedih dan kecewa itu hal yang lumrah terjadi saat kamu mengalami kegagalan. Tapi jika kamu terpuruk dalam kekecewaan itu lah kegagalan yang sesungguhnya. Orang yang cepat bangkit dari kegagalan itulah orang yang berhasil sebenarnya.

Jadi tak perlu berputus asa saat hari ini kamu gagal. Tetaplah berdiri, lalui semua dengan senyuman. Berubah dan introspeksi diri itu yang harus dilakukan saat ini.

Dan ini ada sebuah lagu yang mungkin bisa menjadi inspirasi untuk kembali bangkit. Tetap semangat! (Senyum Semangat 🙂

*===== Lalui Dengan Senyuman====*     by: Self

Terkadang semua tak seperti cerita lucu di dalam komedi
Yang menggambarkan hidup tertawa lepas tak berhenti
Mungkin saja semua tak seindah kisah cinta romantis dongeng putri mimpi
Yang selalu berakhir bahagia senyum indah didalam hatinya

Reff:
Biar hidup terkadang menyesatkan
Laluilah semua dengan senyuman
Biarkanlah itu mengalir apa adanya

Biar hidup terkadang membosankan
Laluilah semua dengan senyuman
Biarkanlah itu mengalir apa adanya

Mencoba tuk mengahadapi pilihan  yang terkadang membingungkan
Memaksa untuk memutuskan apakah itu benar 

Teruskanlah
semua mimpi mencoba mencari cara tuk menggapai
Biar menjadi inspirasi tuk jalani hidup ini

back to reff

Menunggu Keajaiban Datang

Posted: 2 Juni 2011 in Sehari-hari

Okey! Semuanya udah selesai sekarang..
Ujian SNMPTN sudah berlalu, tapi bebannya masih bisa gua rasain sampai sekarang. Stress, depressi, bahkan gue bisa gila mikirin ini. Hasilnya gimana? Kalimat yang ga henti-hentinya gue pertanyakan dalam hati.

Yaa..pertanyaan itu sudah separo terjawab melalui acara pembahasan soal SNMPTN yang diadain GO, tempat gue bimbel selama ini. Soal TPA yang gue harapkan bisa membantu banyak ternyata bikin gue terpuruk! Gue ga tau harus berbuat apa saat gue tau nilai TPA kecil. Jauh dari harapan gue selama ini. 😦

Setahun gue bimbel gue  udah yakin banget pilihan kedua setidaknya sudah ada dalam genggaman. Berdasarkan hasil rata-rata try out selama ini nilai gue selalu lebih dari passing grade pilihan kedua. Akan tetapi setelah jalani ujian yang sesungguhnya gue jadi ragu sama hasilnya, bisa atau tidak membawa gue ke bangku kuliah.

Menangis, cuma itu yang bisa gue lakuin saat gue tau hasil perhitungan sementara menyatakan gue masih kurang pantas untuk bisa jadi mahasiswa farmasi Unpad.

Oke! Gue terima kalau memang gue ga layak untuk kuliah di Farmasi Unpad, tapi kasih gue kesempatan buat diterima di Kimia Upi. Cuma itu harapan gue saat ini. Gue cuma pengen kuliah, jadiin setahun ini berguna.. Cuma itu aja Ya Allah!!! Apa itu terlalu sulit  untuk ku?

Gue ga tau harus apa lagi selain berdoa dan pasrah, berharap gue masih dikasih keajaiban untuk bisa LULUS!!!
Amin Ya Rabbal’alamin


Akhir-akhir ini adalah hari yang sangat berat. Gimana ga, setiap hari gue cuma bisa makan sehari (*kasian dah), tidur malam, bangun pagi, jam 7 udah berangkat ke GO, dan pulang jam 14.00.

Sampai di rumah pun gue ga bisa istirahat lama. Terkadang harus pergi ke rumah kakak bantuin jaga keponakan. Magrib lanjut belajar lagi sampai malam.. (*sibuk pisan euy)

Benar-benar hari yang sangat melelahkan. Sesekali gue nyuri waktu buat OL sebentar di Twitter, (termasuk nulis di blog ini). Cuma buat ilangin stress aja sih.. hahaa

Hari demi hari semakin dekat bawa gue pada hari yang sudah setahun ini ditunggu. Makin dekat makin deg- degan dah ni jantung. Grogi sampai depressi, itu yang terasa *lebay dikit. Emang ini bukan pengalaman pertama ikutan SNMPTN ini, tapi gue ngerasa yang satu ini bener-bener ujian lah. Karena ini terasa jadi beban buat gue. Orang-orang disekitar gue, terutama keluarga kayaknya berharap banget tahun ini gue berhasil,. Gue juga berharap hal yang sama, lulus dan kuliah.

Sumpah demi apa pun gue mau lulus SNMPTN 2011 ini, gue pengen kuliah. Pengen banget rasain jadi mahasiswa. Ketemu dosen, bikin tugas, presentasi, praktikum sampai mampusss…!!! Mungkin buat yang udah kuliah ini derita, tapi buat gue ini impian.. Nah loh??

Tinggal 19 hari lagi boo.. Gue harus siap!!! Ga cuma otak, fisik dan mental pun harus gue siapin nih.. Jangan sampai pengalaman tahun lalu terulang kembali–> *sakit perut lagi ujian* hahahaaa.. 😀

Doa ga kan henti-hentinya gue ucapin sama Allah SWT. Karena gue tau cuma berkat izin dan ridha dari_Nya lah gue bisa lulus..

“Ya Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.. Hamba mohon berikan lah kesempatan padaku untuk bisa lulus tahun ini Ya Allah.. Aku akan berjuang semampu ku, izinkan lah aku kuliah di tempat yang terbaik untukku.. Hanya atas izin dariMu lah semua itu dapat terjadi, karena Engkau lah Sang Penguasa langit bumi dan seluruh isinya ini.. Kabulkan doa ku ini Ya Allah.. Amiiiinnn “